Orang Inggris pertama yang terkena kontak dengan virus Ebola selama wabah mematikan di Afrika Barat dinyatakan sehat dan telah keluar dari rumah sakit setelah melakukan pemulihan penuh. William Pooley, 29 tahun, telah dirawat di unit isolasi khusus di Royal Free Hospital di London.

ebola afrika barat

Pooley diberi obat percobaan ZMapp dan memuji perawatan “kelas dunia” di rumah sakit tersebut. Sekitar setengah dari 3.000 orang yang terinfeksi dalam wabah tersebut, yang dimulai di Guinea, telah meninggal. Laju wabah ini semakin dipercepat dimana lebih dari 40% kasus terjadi dalam tiga minggu terakhir. Pooley bekerja sebagai perawat sukarela di salah satu negara yang terkena dampak terburuk yakni Sierra Leone, tempat dimana ia tertular virus.

Dia tidak yakin kapan ia menjadi terinfeksi, tetapi mulai merasa sakit dan membutuhkan tes darah. Dia ingat saat ketakutannya diberitahukan oleh perawatnya, dan berkata “Saya terbangun pada awal malam karena ketukan salah satu dokter Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) dan saya tahu segera bahwa hal ini adalah berita buruk. “Saya sangat khawatir bahwa saya akan mati, saya khawatir tentang keluarga saya dan saya takut.”

Ia diterbangkan kembali ke Inggris oleh RAF pada hari Minggu, 24 Agustus. Pooley tadinya berada di tahap awal penyakit. Suhu badannya tinggi tetapi tidak berdarah. Dia berkata: “Saya sangat beruntung dalam beberapa hal, pertama dalam standar perawatan yang saya terima, seperti antara langit dan bumi dari apa yang para penduduk terima di Afrika Barat saat ini.

“Dan gejala saya tidak pernah berkembang ke tahap terburuk dari penyakit ini. Saya telah melihat orang sekarat dalam kematian yang begitu mengerikan, saya memang tadinya punya beberapa gejala yang tidak menyenangkan, tapi tidak bisa dibandingkan dengan kasus terburuk yang bisa terjadi dari penyakit ini.”

Each factor, www.http://samedayessay-z.com/ or point of comparison, is like a subtopic in a logical division essay