Pemerintah Jepang telah mengakui bahwa jalur penerbangan pesawat resmi PM Jepang Shinzo Abe kini diposting secara online. Lokasi pesawat dan data penerbangan lainnya dipublikasikan di situs Flightradar24, yang menunjukkan lalu lintas udara langsung ke seluruh dunia, demikian menurut laporan setempat.

pesawat-resmi-pm-jepang

Kementerian Pertahanan Jepang mengatakan telah meminta situs tersebut untuk menghapus informasinya. Para pejabat mengatakan mereka telah mengkonfirmasi bahwa data tersebut telah dihapus pada 27 Agustus. “Kami tidak menganggap hal ini akan berdampak serius terhadap keselamatan penerbangan resmi, tapi di satu sisi, tidak baik juga jika informasi yang dirahasiakan dipublikasikan secara terbuka untuk umum,” kata seorang pejabat kementerian pertahanan kepada kantor berita AFP.

Dua pesawat Boeing 747-400, yang dijuluki Jepang Air Force One dan Air Force Two, selalu bepergian bersama-sama, kata kantor berita AFP. Mereka juga mengangkut keluarga kerajaan. Kantor berita Kyodo mengatakan bahwa pemerintah Jepang hanya memberitakan tujuan penerbangan luar negerinya saja, sebagai tindakan kontraterorisme.

Flightradar24 mengatakan mereka melacak penerbangan terutama melalui sinyal yang disiarkan oleh pesawat, yang disebut ADS-B. Mereka juga menggunakan data yang disediakan oleh US Federal Aviation Administration dan teknik navigasi yang disebut multilateration. Situs ini bergantung pada 4.000 jaringan penerima data, diselenggarakan oleh sukarelawan di seluruh dunia, yang mengirim informasi ke servernya.

Jepang mengumumkan awal bulan ini bahwa mereka akan mengganti dua pesawat Boeing dengan 777-300ER, yang akan beroperasi mulai April 2019. Pesawat-pesawat baru ini memiliki kemampuan untuk terbang nonstop ke pantai timur Amerika Serikat dan memiliki kapasitas cukup besar untuk para pejabat VIP, rombongan mereka dan peralatan komunikasi untuk menangani informasi sensitif, kata situs berita Mainichi.