Sebuah penelitian mengenai obat penghilang rasa sakit yang paling populer, Aspirin, kini menjadi fenomena nasional di Inggris dan menyebabkan naiknya penjualan obat ini di apotek-apotek di negeri Ratu Elizabeth secara drastis.

Pembelian obat aspirin secara nasional di Inggris kini mencapai lebih dari dua kali lipat dari biasanya, sementara di kota Bristol, pembeliannya malah sampai sepuluh kali lipat dan di London empat kali lipat, demikian menurut laporan Superdrug.

Dr Amit Bahl, peneliti Bristol Haematology and Oncology Centre, mengatakan bahwa ia juga telah melihat peningkatan tajam dalam permintaan pasien akan obat aspirin. Namun dia mengatakan: “Saya hanya berharap orang-orang juga mengikuti saran yang dianjurkan mengenai gaya hidup dan perubahan diet ke arah yang lebih sehat.”

Penelitian minggu lalu menyatakan bahwa jika semua orang yang berusia 50-64 di Inggris meminum obat aspirin selama 10 tahun lamanya, maka 130.357 kematian akibat kanker dan 9473 serangan jantung fatal dapat dihindari dalam lebih dari dua dasawarsa.

Obat penghilang rasa sakit yang paling umum ini juga bisa menghentikan kanker payudara berulang pada pasien berusia tua yang kelebihan berat badan, demikian klaim dari sebuah studi di University of Texas. Tetapi penelitian pekan lalu yang dipimpin oleh Prof Jack Cuzick dari Queen Mary, University of London, juga memperingatkan risiko stroke dan pendarahan internal. Dr Chris Paraskeva dari Bristol University mengatakan: “Tidak ada yang seorangpun boleh mengambil asupan obat aspirin tanpa berdiskusi dengan dokter mereka terlebih dahulu.”

If appropriate, I have obtained permission for each third-party, copy-righted item included in my thesis or dissertation e cpm algebra 2 homework help